Pengunjung Blog KEREN ini

Sabtu, 12 September 2015

EFEK DARI SERANGAN DDoS attac by MOH.ASRORI

Secara umum end user atau korban serangan DDOS ini hanya sadar bahwa serangan
seperti in hanya merupakan gangguan yang memerlukan restart system. Tetapi
bagaimanapun juga hal seperti ini akan menggangu bisnis yang sedang dijalankan
apalagi bisnis yang sangat tergantung kepada system di internet.
Serangan DDOS ini juga dapat merupakan pengalihan point of view dari si hacker
untuk mendapatkan informasi penting yang ada. Pada dasarnya serangan DOS ini
merupakan rangkaian rencana kerja yang sudah disusun oleh hacker dalam mencapai
tujuannya yang telah ditargetkan. Jadi hacker tsb tidak hanya iseng mengadakan
serangan DOS ini.
Contohnya adalah jika hacker tsb ingin menyerang Host B maka ia harus
menggunakan computer A sebagai alat utk membingungkan korban dalam tracking si
penyerang. Dan host A harus mempunyai trust relationship ke host B.
Tehnikal overview dari aplikasi DDOS
Berikut ini akan dibahas secara tehnikal software yang digunakan untuk
melancarkan serangan DDOS ini. Mungkin pembahasan ini dapat digunakan sebagai
bahan dalam memproteksi diri.
Disini kami hanya membahas 4 macam software dari yang mana sebenarnya banyak
program lainj yang bisa anda coba
- The Tribal Flood Network (TFN)
TFN ini diciptakan oleh hacker yang cukup terkenal pada kalangan underground
yang bernama Mixter. Aplikasi ini memungkinkan penyerang membuat flood
connection dengan menggunakan protocol yang ada pada TCP/IP :
o UDP : difokuskan pada domain name system dan network
management program.
o TCP : pusat e-mail dan web transaksi
o ICMP : digunakan oleh para professional untuk
troubleshooting network
Nama program masternya adalah : tribe.c dan program daemon bernama td.c
- Trin00
Software ini menggunakan UDP untuk mengirimkan flood packets network dengan
menggunakan UDP. Port yang digunakan adalah :
Attack to Master : TCP Port 27665
Master to Daemon : UDP Port 27444
Daemon to Master(s) : UDP Port 31335
Program master : master.c
Program Daemon : ns.c
Sebagai saran, program ini tidak bagus untuk digunakan karena master dan daemon
berhubungan dengan clear text.
- Stacheldraht
Program ini cukup ok dan masih baru lho. Nama program ini dalam bahasa Jerman
yang berarti “Barb Wire” kenal kan dengan film Barb Wire si Pamela Anderson (Big
Tit women). Sama sepeti TFN software ini menggunakan UDP, TCP, ICMP dalam
menciptakan rootshell pada port port yang ada. Menggunakan komunikasi encrypt
antar master dan daemon. Memiliki kemampuan mengupdate daemonnya sendiri secara
otomatis. Maka dari itu program ini paling effisien dan cukup bahaya tapi keren
banget. Port TCP : 16660 dan 60001
Master program bernama : mserv.c
Daemon program bernama : td.c
Program ini memiliki client yang juga sebagai telnet : client.c
Komunikasi antara master dan agent menggunakan ICMP dan TCP sedangkan TFN hanya
menggunakan ICMP.
- TFN2K
Di realease pada tgl 21 Desember 1999. Seperti halnya Stacheldraht program ini
meng encrypt tranmision. Berjalan pada platform Windows NT. Tetapi program ini
lebih mudah di trace pada daemonnya.
Software DDOS lainnya yang dapat saya sebutkan disini adalah paket seperti
bliznet, dscan dan saltine kracker. Dscan adalah software yang dapat scanning
distribusi operating system dan cukup sulit untuk di lacak dalam penggunaannya.
Sedangkan yang lebih keren lagi adalah saltine kracker suite yang dapat menembus
password untuk site-site yang perlu authentication.
Dari ke-4 software di atas yang disebutkan kecuali Stacheldraht setiap software
di atas memiliki aplikasi master dan daemon seperti yang telah dibahas
sebelumnya diatas.
Sedangkan Stacheldraht memiliki client yang hampir sama dengan telnet. Dimana
hacker dapat mengontrol ratusan PC hanya dengan component dari software tsb.
Cara kerja dari component ini adalah seperti membuat cabang ke client
software(cthnya seperti Windows 98 yang sudah memiliki Telnet client sendiri),
jadi hacker dapat mengontrol master dan client.
Hal-hal dan sifat-sifat yang menarik dari kesamaan ke –4 software di atas adalah
sbb :
Selain dari TFN2K, software lainnya tsb bekerja pada system UNIX. Aslinya
software tsb di compiled untuk system Solaris tetapi sekarang telah ada yang
dibuat untuk platform lainnya seperti Linux dan Windows NT.
Master dan Daemon selalu diproteksi dengan password.
Pada Master component list dapat di daftarkan dengan mudah daemon yang ingin
ditambahkan ke dalamnya.
Setiap DDOS aplikasi memiliki sign tersendiri, sehingga akan adanya kemungkinan
untuk mendefinisikan master atau daemon yang telah diins

Sabtu, 11 Juli 2015

Algoritma Pemrograman Tingkat Dasar


Bahasa Pemrograman
1. Program harus ditulis dalam suatu bahasa yang dimengerti oleh komputer yaitu dalam bahasa pemrograman, dibedakan menjadi:
• Bahasa tingkat rendah (low level language):
Bahasa yang berorientasi ke mesin.
• Bahasa tingkat tinggi (high level language):
Bahasa yang berorientasi ke manusia (seperti bahasa inggris). Contoh bahasa Pascal, bahasa C, dll.
2. Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman akan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin (kenal dengan biner digit) dengan menggunakan penerjemah.
Penerjemah:
• Interpreter : menerjemahkan baris per baris instruksi. Contoh bahasa Basic.
• Compiler : menerjemahkan setelah seluruh instruksi ditulis. Contoh bahasa Pascal, bahasa C/C++, dll.
Algoritma
Arti umum adalah serangkaian urutan langkah-langkah yang tepat, logis, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah yang disusun secara sistematis.
1. Algoritma adalah inti dari ilmu komputer
2. Algoritma adalah urutan-urutan dari instruksi atau langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah
3. Algoritma adalah blueprint dari program
4. Sebaiknya disusun sebelum membuat program
5. Kriteria suatu algoritma:
• Ada input dan output
• Efektifitas dan efisien
• Terstruktur
Contoh:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan 2 buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan warna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1. Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
2. Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A
Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi adalah pertukaran kedua larutan tersebut.
Untuk itu pertukaran isi dua bejana, diperlukan sebuah tambahan sebagai tempat penampungan sementara, misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar adalah sebagai berikut:
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian hingga bejana A berisi larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1. Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2. Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3. Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
Ciri Penting Algoritma
1. Algoritma harus berhenti setelah menjalankan sejumlah langkah terbatas.
2. Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambiguitas).
3. Algortima memiliki nol atau lebih masukan.
4. Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
5. Algoritma harus efektif (setiap langkah sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal).
Memrogram dan Bahasa Pemrograman:
1. Belajar memrogram adalah belajar tentang metode pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami.
2. Belajar bahasa pemrograman adalah memakai suatu bahasa, aturan, tata bahasanya, instruksi-instruksinya, tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam bahasa itu saja.
Notasi Algoritma:
1. Penulisan algoritma tidak tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
2. Notasi algoritma dapat berupa:
• Uraian kalimat deskriptif (narasi):
Contoh:
Algoritma kelulusan mahasiswa
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersenut dinyatakan lulus, jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
Deskripsi:
Baca nama dan nilai mahasiswa
Jika nilai >= 60 maka
Keterangan = lulus
Tetapi jika salah
Keterangan = tidak lulus
Tulis nama dan keterangan.
Tahapan Pembuatan Program:
1. Mendefinisikan masalah dan menganalisanya. Mencangkup : tujuan pembuatan, parameter yang digunakan, fasilitas yang disediakan, algoritma yang diterapkan, dan bahasa pemrograman yang digunakan.
2. Merealisasikan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Contoh Algoritma:
1. Mengirim surat kepada teman:
• Tulis surat pada secarik kertas surat
• Ambil sampul surat
• Masukkan surat ke dalam sampul
• Tutup sampul surat dengan perekat
• Jika kita ingat alamat teman tersebut, maka tulis alamat surat pada sampul
• Jika tidak ingat, lihat buku alamat, kemudian tulis alamat surat pada sampul
• Tempel prangko pada sampul
• Bawa sampul ke kantor pos untuk diposkan
2. Menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan ganjil atau bilangan genap:
• Masukkan sebuah bilangan sembarang
• Bagi bilangan tersebut dengan 2
• Hitung sisa hasil bagi pada langkah 2
• Bila sisa hasil sama dengan 0, maka bilangan itu adalah bilangan genap
• Jika hasil bagi sama dengan 1, maka bilangan itu adalah bilangan ganjil
Flowchart
1. Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah
2. Merupakan cara penyajian dari suatu algoritma
3. Ada 2 macam flowchart:
• System flowchart:
Urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis penyimpanan dalam proses pengolahan data.
• Program flowchart:
Urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.
Contoh program Flowchart
Simbol-simbol Flowchart
1. Flow Direction Symbols (simbol penghubung alur)
2. Processing Symbols (simbol proses)
3. Input-Output Symbols (simbol input-output)
Tabel Simbol-simbol Flowchart
Pembuatan Flowchart
1. Tidak ada kaidah yang baku
2. Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah
3. Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrograman dengan pemrograman lainnya.
4. Secara garis besar ada 3 bagian utama:
• Input
• Proses
• Output
5. Hindari pengulangan yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
6. Jalannnya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
7. Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan End.
Pseudocode:
1. Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus.
Deklarasi:
Nama : String
Nilai : Integer
Keterangan : String
Deskripsi:
Read (nama, nilai)
if nilai >= 60 then
Keterangan = 'lulus'
else
Keterangan = 'tidak lulus'
write (nama, keterangan)
Aturan Penulisan Teks Algoritma
1. Judul Algoritma
Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut. Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma tersebut.
2. Deklarasi
Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedure, dan fungsi.
3. Deskripsi
Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.
Contoh Pseudocode:
1. Algoritma Luas_Keliling_Lingkaran (ini merupakan judul algoritma)
{
Menghitung luas dan keliling untuk ukuran jari-jari tertentu. Algoritma menerima masukkan jari-jari lingkaran, menghitung luas dan kelilingnya, dan mencetak luas lingkaran ke piranti keluaran
} (ini spesifikasi algoritma)
2. Deklarasi
const phi = 3.14 {nilai konstanta phi}
R : real {jari-jari lingkaran}
Luas : real {luas lingkaran}
Keliling : real {keliling lingkaran}
3. Deskripsi
Read (R)
Luas = phi * R * R
Keliling = 2 * phi * R
Write (luas, keliling)





DAFTAR PUSTAKA
http://saepudin-ujangg.blogspot.com/2013/03/algoritma-pemrograman-tingkat-dasar.html